Komunitas “Buk Dhuwur “ adakan Pengajian Rutin Selapanan
Bertempat di bengkel motor “Buk Dhuwur Jaya Motor “, Rabu, 26 Maret 2008, mulai jam 20.00 WIB, Komunitas Buk Dhuwur, selenggarakan pengajian. Pengajian tersebut sudah berlangsung 5 tahunan tersebut, kali ini “ diunduh “ oleh Bapak Haryono. Ustad yang mengisi pengajian pada malam itu adalah Kyai Abdul Ghoni, dari Brajan, Potorono, Banguntapan, yang mengambil tema tentang kebahagiaan hidup.
Jamaah yang hadir ada 200-an orang, baik jamaah Muslimin maupun Muslimat, dan didominasi dari dusun Priyan, Potorono.
Buk Dhuwur, adalah salah satu daerah di jalan Pleret – Ngipik, kira kira di era tahun 80-an, sangat rawan kejahatan, baik itu “ Rampok ( begal-jw ) “, bahkan ditempat ada tempat prostitusi. “ Dengan adanya kegiatan Rokhani semacam itu, diharapkan, selain untuk menyiram rokhani jamaah, juga untuk membuat citra “Buk Dhuwur “. Semakin tidak menakutkan ! “, demikian dikatakan oleh Suprono ( 27 ).
Selain kegiatan Pengajian, Komunitas Buk Dhuwur, juga berhasil membangun Pos Rondha, yang pada tanggal 27 Mei 2007, disaat acara mengenang 1 Tahun bencana Gempa Bumi, diresmikan oleh Sri Paduka Paku Alam IX.
“Adapun Ronda disini berbeda dari tempat lainnya, karena waktunyta diadakan dari jam 00 – Shubuh ! “, tambah Suprono, yang lebih akrab dipanggil Sukro, juga penjual Roster di Buk Dhuwur itu . ( Bogi )

Tinggalkan Balasan